Pasti pernah lihat 'kan benda yang kaya di samping itu di gedung-gedung. Yap! itu alat pemadam kebakaran otomatis kalau misalnya terjadi kebakaran. Alat yang satu ini sebenarnya sama kaya sprinkler yang ada di kebun untuk nyiram rumput, hanya saja ada sedikit modifikasi biar bisa nyiram otomatis kalau ada kebakaran. Kalau ada yang belum tau namanya, it's called "fire sprinkler". Kalau dibahasa Indonesia'in jadi "alat penyiram/pemercik/pemancar air pemadam api". Ribet emang nyebutnya.
Nah, sekarang kita bukan bahas nama apa yang cocok untuk dimasukan ke dalam kamus besar bahasa Indonesia, tapi kita bahas cara kerja dari alat itu sendiri. Ada yang tau gimana caranya? nih aku kasih tau.
Alat yang satu ini merupakan salah satu dari predictable failure system yang akan bekerja jika ada kesalahan(ketidak normalan). Air berwarna merah yang berada di dalam kaca tipis di tengah gambar merupakan alkohol yang akan mendidih pada suhu 68°C. Jadi, saat terjadi kebakaran alkohol berwana merah itu akan mendidih dan memecahkan kacanya sendiri dan kemudian air akan mengalir dari ujung bawah gelas kaca(di gambar, dipenerapan alat biasanya diletakan secara terbalik dari gambar di atap gedung) dan menyembur ke arah deflector(bagian paling atas gambar) yang kemudian memancarkan air ke segala arah untuk memadamkan api.
Cara kerjanya simpel sebenarnya. Terjadi kebakaran, cairan alkohol warna merah mendidih, gelas kaca pecah, air ngalir mantul deflektor, api padam. Simple!! ga ada alat canggih yang ribet segala macem.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar